• Home
  • /
  • Sosialisasi TOGA ( Tanaman Obat Keluarga ) dan Pestisida Nabati

Sosialisasi TOGA ( Tanaman Obat Keluarga ) dan Pestisida Nabati

Sosialisasi ini diadakan pada hari selasa tanggal 29 januari 2019 yang mana sasaran dari sosialisasi ini adalah kelompok tani dan ibu rumah tangga.

Kp.Legok Pulus yang berada di Desa Sukakarya merupakan salah satu daerah yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, disana merupakan daerah perkebunan yang luas akan tetapi warganya masih banyak yang kurang paham mengenai manfaat dari tanaman dan tumbuhan yang ada di sekitar mereka, maka dari itu lokasi dari sosialisasi ini di SD IT Al Basyariyah Kp. Legok Pulus Desa Sukakarya.

Kami Kelompok 69 KKN Tematik UNIGA yang di tempatkan di desa ini  menemukan banyak potensi alam yang masih tersembunyi dan belum di gali oleh warganya, salah satunya tanaman dan tumbuhan yang bisa di jadikan sebagai obat herbal dan pestisida nabati. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk mengadakan Sosialisasi TOGA dan Pestisida Nabati yang bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada warga tentang tanaman yang bisa dijadikan obat obatan herbal dan bisa dijadikan pestisida nabati atau pengusir hama yang alami dan tidak menguras biaya.

Dalam sosialisasi ini kami mengundang dua pemateri yang masing masing memaparkan mengenai TOGA dan Pestisida Nabati, pemateri yang memaparkan mengenai TOGA adalah Bapak Farid Perdana M.Si., Apt. sedangkan yang mmaparkan mengenai Pestisida Nabati adalah Ibu Siti Syarah Maesyaroh SP., MP. yang mana keduanya merupakan dosen dari Universitas Garut

Yang dimaksud dari TOGA (Tanaman obat keluarga) itu sendiri adalah tumbuhan yang ditanam oleh keluarga di sekitar lingkungan rumah yang mempunyai khasiat penyembuhan sebagai apotek hidup yang di manfaatkan oleh keluarga secara sederhana.

Tanaman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik dihalaman rumah, kebun ataupun lading yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat obatan.

Adapun tujuan dari TOGA ini adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai tanaman obat keluarga
  2. Sebagai penanggulangan pertama pengobatan suatu penyakit
  3. Membantu masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan secara sederhana
  4. Sebagai system pengobatan yang murah dan aman
  5. Untuk mempercepat penyembuhan penyakit

TOGA ini merupakan hal yang penting untuk diketahui karena pada umumnya relative lebih murah, efek samping yang ditimbulkan oleh obat tradisional sangat kecil dibandingkan dengan obat sintetik dan kandungan unsur kimia yang terkandung di dalam obat trasisional sebenarnya menjadi dasar pengobatan kedokteran modern.

Adapun yang dimaksud dengan pestisida nabati adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan, sedangkan arti dari pestisida itu sendiri adalah bahan yang dapat digunakan untuk mengendalikan populasi OPT. pestisida nabati bersifat mudah terdegradasi di alam (biodegradable), sehingga residunya pada tanaman dan lingkungan tidak signifikan.

Pestisida memiliki beberapa macam diantaranya pestisida sintetik dan pestisida alami. Ada dua macam Pestisida alami diantaranya pestisida biologi/ hayati dan pestisida nabati/ botani.

Pada saat ini Indonesia belum bisa bersaing di pasaran bebas, salah satunya dari hasil pertanian yang dikarenakan residu yang tinggi pada hasil pertanian tersebut. Mayoritas petani masih menggunakan pestisida kimia karena mereka ingin melihat hasil dan efeknya secara langsung. Berbeda dengan pestisida nabati yang efeknya lambat, tetapi tidak mengandung residu. Residu ini mengakibatkan penyakit akut dan kronis juga mengakibatkan penurunan biodiversitas.

Leave Your Comment Here